Mengenal Perangkat Instrumentasi pH Meter

Type pH meter Ada banyak metode yang digunakan untuk mengukur tingkat pH, diantaranya kertas lakmus, indikator cairan berwarna dan type pH elektrode.  Selain type portable seperti tersebut diatas ada model pH meter yang dipakai untuk pengukuran berkesinambungan atau dikenal dengan sebutan online analyzer. Definisi pH meter pH didefinisikan sebagai pengukuran aktivitas ion hidrogen dalam suatu zat untuk mengetahui seberapa asam […] selanjutnya »

Flow Meter Model Turbin

Turbin Flow meter biasa digunakan untuk mengukur laju alir daripada cairan dan gas cair dalam industri kimia, petrokimia, atau industri perminyakan, khususnya pada proses yang bertekanan tinggi , bersuhu tinggi dan viskositas rendah Turbin flowmeter adalah perangkat  instrumentasi yang dikategorikan sebagai alat ukur yang menggunakan metode pengukuran tidak langsung. Komponen utama flowmeter  ini adalah roda berbentuk turbin yang akan berputar […] selanjutnya »

Prinsif kerja displacement vibrasi sensor

Salah satu variable pengukuran  instrumentasi selain  pressure, temperature , level dan flow adalah variable vibrasi, kata vibrasi berasal dari kata vibration dalam bahasa inggris yang artinya getaran,  tetapi  pemakaian kata getaran dalam istilah instrumentasi tidaklah umum oleh karena itu dalam artikel ini kita akan terus menggunakan istilah vibrasi sebagai padanan kata getaran. Ada beberapa metode  atau prinsif pengukuran vibrasi diantaranya […] selanjutnya »

Fungsi support pada instrumentasi

Support berarti penopang atau penyangga dan stanchion support berarti tiang penyangga atau tiang penopang. Dalam artikel ini kita akan membahas materi  tiang penyangga dalam kaitannya dengan peralatan instrumentasi. Banyak sekali alat instrumentasi yang dipasang di lokasi pabrik yang membutuhkan stanchion support, Gunanya yaitu agar alat instrumentasi tersebut bisa ditempatkan dengan aman di lapangan. Lapangan adalah istilah umum yang diberikan terhadap […] selanjutnya »

Label Kabel – Cable Tag – Cable Marker

Label kabel atau tag name pada kabel seringkali dianggap sebagai hal yang tidak terlalu penting, sehingga penggunaan kabel tag seringkali kurang mendapat  pehatian yang  serius, padahal sudah banyak contoh yang memperlihatkan terjadinya kesulitan  akibat penamaaan pada kabel yang salah atau karena tidak ada label sama sekali. Contoh kasus; di kantor yang menggunakan jaringan komputer suatu ketika memerlukan perbaikan pada salah […] selanjutnya »

Proses Elektroplating Metal

Prinsip dasar Electroplating adalah melapisi permukaan barang metal dengan logam  jenis lain untuk memperbaiki kualitas permukaan dari benda  tersebut. Proses pelapisan tersebut  dilakukan dengan bantuan arus listrik DC dengan media larutan elektrolit (larutan penghantar). Keterangan Gambar: 1. Bak Plating. 2. Anoda (+). 3. Katoda / benda kerja (-). 4. Lapisan logam yang terbentuk. 5. Larutan Elektrolit. 6. Rectifier (Sumber arus […] selanjutnya »

Sensor atau Detektor Alat Instrumentasi

Perangkat instrument sebagai alat untuk mengukur besaran proses pada umumnya memiliki bagian yang kontak dengan media proses, bagian instrumetasi yang langsung kontak atau menyentuh bagian proses tersebut dinamakan sensor atau detector. Sensor atau detector yang melakukan pengukuran besaran proses menerima energy dari proses, kemudian menghasilkan output sesuai dengan besarnya besaran proses yang di ukur. Patut digaris bawahi bahwa sensor selalu […] selanjutnya »

Teori Dasar Listrik-3

Rangkaian Listrik Dalam kelistrikan ada hubungan mendasar antara arus, tegangan, dan tahanan. Mari kita simak sebuah rangkaian listrik sederhana sebagai bahan pembelajaran untuk memahami apa yang dimaksud dengan aliran listrik. Sirkuit listrik sederhana paling tidak akan terdiri dari sumber tegangan (misalnya batere atau accu) beberapa jenis beban (misalnya lampu) dan konduktor yaitu berupa perangkat penghubung seperti kabel yang memungkinkan elektron […] selanjutnya »

Teori Dasar Listrik-2

Muatan Netral. Setiap benda disusun oleh atom-atom, setiap atom tersusun dari muatan sejumlah elektron di orbit luar yang mengelilingi inti atom dan sejumlah proton di nukleus. Sebagai contoh, sebuah atom hydrogen memiliki satu elektron dan satu proton, sedang  atom aluminium (diilustrasikan) memiliki 13 elektron dan 13 proton. Sebuah atom dengan jumlah elektron dan proton yang sama dinamakan mempunyai muatan listrik […] selanjutnya »

Teori Sistim Kontrol Proses

1. PROPORTIONAL CONTROL ACTION Proportional control atau Kontrol proporsional adalah nama daripada aksi kontroler yang paling dasar. Cara kerja kontroler ini yaitu secara berkelanjutan menghasilkan output yang sebanding dengan error daripada input versus setpoint. Ketika sinyal input tepat sama dengan set point berarti tidak ada error atau error sama dengan nol maka output juga sama dengan nol, ketika sinyal input […] selanjutnya »