Termokopel yang dapat ditemukan di pasaran terdiri dari beberapa macam type tergantung dari bahan metal yang membangunnya seperty type B, type K, type S dan lain lain. Termokopel type B terbuat dari bahan platinum 30% rhodium dengan platinum 6% rhodium, type J terbuat dari copper dengan 55% Cu-45% Ni, type K terbuat dari nickel chromium dengan nickel alumunium, type S terbuat dari platinum10% rhodium dengan platinum murni, type E terbuat dari nickel-chromium dengan copper-nickel dan sebagainya. Masing-masing type memiliki ciri karakteristik tersendiri demikian juga dengan besarnya potensial yang dikeluarkan oleh masing-masing termokopel tersebut memiliki nilai tersendiri, hubungan antara besarnya temperature pada titik pertemuan yang diukur dengan nilai tegangan yang dihasilkan pada ujung lainnya dituangkan dalam tabel standar, contoh table tersebut seperti pada gambar dibawah ini