Motorize Valve Pada Sistim Pengatur Suhu Ruangan

Sistim pengaturan suhu ruangan pada gedung bertingkat dikenal dengan istilah HVAC (Heating Ventilating and Air Conditioning). Berbeda dengan AC portable yang banyak dipasarkan untuk keperluan rumah tangga, sistim pendingin HVAC dirancang agar bisa mengatur kondisi udara di banyak ruangan dengan metode sentralisasi, dimana mesinnya berada pada sebuah ruangan khusus, kemudian udara didistribusikan melalui lorong aliran udara yang dinamakan ducting. Ducting adalah kotak panjang sebagaimana layaknya pipa air namun terbuat dari bahan metal tipis yang di gantungkan di dalam bangunan gedung bertingkat, bahan tipis ini sangat diperlukan agar tidak membebani konstruksi bangunan, karena ducting ukuran diagonalnya dibuat besar agar bisa mengalirkan debit udara yang sangat besar. Bisa dibayangkan jika ducting terbuat dari bahan yang tebal dan berat, selain biayanya mahal berat nya juga bisa membebani konstruksi bangunan. Gambar di bawah ini memperlihatkan potongan ducting.

motorize valve

Terkait dengan HVAC ada mesin AHU (Air Handing Unit ) yang biasanya terintegrasi dengan HVAC. Pada kedua mesin tersebut, HVAC dan AHU, terpasang berbagai komponen mekanik, listrik dan instrumentasi seperti blower, motor, damper, valve, dan lain-lain. Salah satu diantaranya adalah perangkat instrumentasi motorize valve, fungsi daripada perangkat ini adalah sebagai alat pembatas aliran. Dalam hal pembatas aliran media cair motorizevalve dihubungkan dengan kopmponen berupa valve, sedangkan dalam hal pembatas media udara motorize valve dihubungkan dengan perangkat berupa damper, namun sudah menjadi istilah umum keduanya dinamakan motorize valve.
Lihat gambar motorize valve pada foto di bawah ini:

motorize valve

Motorize valve merupakan final element pada sistim HVAC, adapun kontrolnya di lakukan oleh HVAC controler yaitu berupa Direct Digital Control (DDC) atau Programable Logic Control (PLC).
Sesuai dengan namanya, motorize valve digerakan dengan perangkat berupa motor yang pengaturan kecepatannya memanfaatkan fungsi inverter. Keuntungan dengan menggunakan penggerak motor, tenaga yang dihasilkan lebih besar sehingga dapat mengandalikan beban yang berat seperti beban damper. Lihat gambar dibawah ini sebuah valve bermotor  yang dihubungkan dengan sebuah damper.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *