Tugas dan kewajiban teknisi instrumentasi

Salah satu posisi pelaksana pekerjaan pada  perusahaan industri adalah posisi teknisi instrumentasi.
Untuk mengetahui dimana posisi teknisi berada pada struktur organisasi perusahaan, silahkan simak
artikel “Struktur organisasi perusahaan” . Sebagaimana diketahui bahwa adanya posisi tertentu pada perusahaan karena adanya tuntutan tugas yang harus ditangani oleh personil di bagian tersebut.Kali ini Admin akan menuliskan apa saja pekerjaan yang ditangani oleh seorang teknisi instrument beserta contoh-contoh langkah pelaksanaannya dalam beberapa kasus.

Sebagai seorang pekerja yang di gaji oleh perusahaan tentu saja memiliki kewajiban untuk
berkontribusi kepada perusahaan tempatnya bekerja, waktunya selama berada di tempat kerja harus
memberi manfaat kepada perusahaan. Lalu apa saja aktivitas yang dilakukan oleh seorang teknisi
instrumentasi dalam menghabiskan waktunya di tempat kerja. Berikut ini adalah uraian tugas seorang teknisi instrument secara umum

  1. Mematuhi serta melaksanakan kebijakan atau aturan perusahaan yang dituangkan dalam undang-undang, peraturan perusahaan, sistim online, prosedur, dan lain-lain untuk mencapai tujuan perusahaan.
  2. Melaksanakan pekerjaan pemeliharaan agar permintaan kerja atau perintah kerja yang tertuang dalam sistim yang dipakai oleh manajemen terlaksana sesuai aturan atau SOP. Sistim yang dimaksud seperti misalnya MAXIMO, SAP, CMMS dan sistim manajement teknik komputerisasi sejenis.
  3. Melakukan kegiatan pemeliharaan alat-alat intrument terpasang, melakukan perbaikan serta pengujian.
  4. Mengatasi masalah (trouble shooting), melakukan kalibrasi, serta melakukan testing terhadap sistim kontrol, PLC, DCS, Relay, Pneumatik maupun elektronik.
  5. Melakukan pemeliharaan preventif dan penanganan masalah di lapangan pada saat pabrik shutdown baik shutdown terjadwal maupun shutdown yang tidak direncanakan.
  6. Membantu bagian lain seperti bagian listrik, bagian mekanik, bagian laboratorium, bagian bengkel dalam perbaikan alat-alat instrumentasi yang mereka pergunakan.
  7. Melakukan modifikasi pada sistim kontrol atau loop kontrol sesuai dengan permintaan dan membantu memperbarui semua dukumen terkait sehingga hasil modifikasi tercermin pada dokumen baru.
  8. Berpartisipasi dalam mencapai target perusahaan dengan mematuhi peraturan keselamatan kerja serta berkontribusi dalam melayani permintaan kerja dari departement operasi.

Tugas atau role teknisi instrumentasi seperti yang diuraikan diatas adalah untuk teknisi di pabrik yang sudah beroperasi sedangkan untuk teknisi instrument di pabrik yang masih dalam konstruksi jenis pekerjaannya lain lagi.  Terkait dengan pekerjaan teknisi instrument admin memuat informasi lowongan kerja untuk bidang instrumentasi pada artikel “Job Vacancy Instrumentation”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *