sb1m widget

Langkah-Langkah Calibrasi Positioner Siemens PS2

Control valve merupakan peralatan instrumentasi yang berfungsi sebagai elemen pengatur  aliran, adapun  fungsi utamanya yaitu mengendalikan besaran proses seperti tekanan, suhu, ketinggian isi tangki, konsentrasi media dan lain-lain. Sebagai peralatan yang bergerak dinamis, control valve memerlukan tindakan pemeliharaan seperti di jelaskan pada artikel Prosedure pemeliharaan control valve ,  namun meskipun demikian dampak daripada pemakaian jangka lama control valve cenderung mengalami penyimpangan keakuratannya. Penyimpangan atau deviasi atau offset yang terjadi pada control valve harus diperbaiki agar tidak menimbulkan efek kerusakan kualitas produksi. Adapun langkah perbaikan yang sering dilakukan adalah langkah kalibrasi control valve. Setiap control valve selalu dilengkapi dengan sebuah komponen penting yaitu I/P converter atau positioner. Berbeda merk positioner akan berbeda pula metode calibrasinya, dalam artikel ini akan dibahas langkah-langkah calibrasi control valve yang menggunakan positioner merk Siemens PS 2, silahkan ikuti prosedure nya dibawah ini; Persiapan calibrasi positioner pada valve rotasi

  • Cek pemasangan positioner pada control valve sudah benar dan semua baudnya sudah dikencangkan
  • Cek air instrument sudah tersedia dan tekanannya mencukupi
  • Cek power pada kabel sinyal tersedia dan polaritinya sudah benar
  • Cek posisi transmisi selector ada pada sisi 90 DEG
  • Cek posisi gear latch menunjuk pada angka 90 DEG

Lokasi transmission selector pada positioner tampak dalam gambar dibawah ini

Tahapan Calibrasi control valve SIEMENS positioner memiliki 3 tombol yang dapat dioperasikan yaitu, tombol tangan, tombol panah ke atas dan tombol panah ke bawah, selanjutnya akan disebut

sebagai “hand”, “up”, dan “down” .

calibrasi control valve

  1. Stroke valve hingga ada diposisi 50%
  2. Tekan tombol hand 5detik hingga pada display muncul parameter 1 yaitu tulisan TURN jika yang muncul tulisan BAY, gunakan tombol up untuk mengganti menjadi tulisan TURN
  3. Tekan tombol hand untuk membawa display ke parameter 2, parameter 2 untuk valve rotasi harus diisi dengan angka 90.
  4. Tekan tombol hand untuk melanjutkan ke parameter 3, untuk valve rotasi parameter ini tidak digunakan, tekan lagi tombol hand untuk melanjutkan ke parameter 4.
  5. Pada parameter 4 akan muncul display tulisan NO
  6. Tekan tombol up maka akan muncul tulisan STRT, lanjutkan tekan hingga 5detik tombol up maka proses auto kalibrasi akan berjalan ditandai dengan munculnya dibagian bawah display tulisan RUN 1, penting diketahui pada Langkah Run 1 bisa terjadi error yang disebabkan karena valve berada pada posisi full open atau full close, jika hal ini terjadi makan Tindakan yang harus dilakukan adalah keluar dari mode kalibrasi lalu stroke valve secara manual agar bukaan valve ada pada posisi antara full close dan full open. Lalu Kembali pada mode kalibrasi.
  7. Sebelum lanjut ke auto cal cek lagi parameter, caranya tekan tombol hand secara terus menerus sementara tombol down ditekan satu-satu, jika parameter semua sudah benar lanjut ke auto cal, yaitu dengan posisi display di parameter 4 lalu tekan tombol Up 5detik. Proses auto cal akan berjalan dimulai dengan Run1, Run2, dan seterusnya hingga selesai.
  8. Ada yang perlu diperhatikan ketika Run1 berjalan, bagian bawah display kemungkinan muncul lambing U yang seharusnya berupa lambing O, bila ini terjadi atur clutch hingga lambing U menjadi O kemudian lanjutkan proses auto calibrasi dengan menekan tombol Up.
  9. Setelah proses auto cal selesai Kembali ke mode normal dengan menekan tombol tangan beberapa detik. Untuk mengubah mede auto ke manual tekan tombol hand. Untuk stroke manual dari positioner gunakan tombol up dan tombol down.
  10. Setelah selesai kalibrasi positioner harus berada pada mode AUTO, lakukan stroke check dari DCS. Verifikasi bukaan control valve sesuai dengan indikasi di DCS, jika tidak ulangi Langkah kalibrasi.

Persiapan calibrasi positioner pada valve slider 

  • Cek pemasangan positioner pada control valve sudah benar dan semua baudnya sudah dikencangkan
  • Cek air instrument sudah tersedia dan tekanannya mencukupi
  • Cek power pada kabel sinyal tersedia dan polaritnya sudah benar
  • Cek posisi tramsmisi selector ada pada sisi 90 untuk travel lebih dari 20mm atau pada 33 untuk travel kurang dari 20mm
  • Cek posisi gelar latch menujuk pada angka sesuai dengan transmisi selector

Tahapan  calibrasi control valve SIEMENS positioner memiliki 3tombol yang dapat dioperasikan yaitu, tombol tangan, tombol panah ke atas, tombol panah ke bawah, selanjutnya akan disebut sebagai “hand”, “up”, dan “down”.

  1. Stroke valve hingga ada diposisi sekita 50%
  2. Tekan tombol hand 5detik hingga pada display muncul parameter 1 yaitu tulisan BAY jika yang muncul tulisan TURN, gunakan tombol Up untuk mengganti menjadi tulisan BAY.
  3. Tekan tombol hand untuk membawa display ke parameter 2, parameter 2 untuk valbe slide harus diisi dengan posisi transmisi nselektor.
  4. Tekan tombol hand untuk melanjutkan ke parameter 3, parameter ini tidak digunakan, tekan lagi tombol hand untuk melanjutkan ke parameter 4.
  5. Pada parameter 4 akan muncul di display tulisan NO
  6. Tekan tombol Up maka muncul tulisan STRT, lanjutkan tekan hingga 5detik tombol Up maka proses auto kalibrasi akan berjalan ditandai dengan munculnya dibagian bawah display rulisan RUN 1, penting diketahui pada Langkah Run 1 bisa terjadi error yang disebabkan karena valve berada pada posisi full open atu oull close. Jika hal ini terjadi maka Tindakan yang harus dilakukan adalah keluar dari mode kalibrasi lalu stroke valve secara manual agar bukaan valve ada pada posisi antara full close dan full open. Lalu Kembali ke mode kalibrasi
  7. Sevelum melanjutkan ke auto cal cek lagi parameter, caranya tekan tombol hand secara terus menerus sementara tombol down ditekan satu-satu , jika parameter semua sudah benar lanjut ke auto cal, yaitu dengan posisi display diparameter 4 lalu tekan tombol Up 5 detik. Proses auto cal akan berjalan dimulai dengan Run 1, Run2 dan seterusnya hingga selesai.
  8. Ada yang perlu diperhatikan Ketika Run 1 berjalan, dibagian bawah display kemungkinan muncul lambing U yang seharusnya berupa lambing O, bila ini terjadi atur clutch hingga lambang U menjadi O kemeudian lanjutkan proses auto calibrasi dengan menekan tombol Up.
  9. Setelah proses auto cal selesai Kembali ke mode normal dengan menekan tombol tangan beberapa detik. Untuk mengubah mode auto ke manual tekan tombol hand. Untuk stroke manual dari positioner gunakan tombol Up dan tombol Down.
  10. Setelah selesai kalibrasi positioner harus berada pada mode AUTO, lakukan stroke check dari DCS. Verifikasi bukaan control valve sesuai dengan indikasi di DCS, jika tidak ulangi langkah calibrasi.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *