TIPS WAWANCARA KERJA

Wawancara adalah salah satu tahapan dalam proses penerimaan pegawai, tahapan ini di terapkan baik di  perusahaan pemerintah maupun di perusahaan swasta, baik untuk bekerja di dalam negeri maupun untuk bekerja di luar negeri. Setiap perusahaan memiliki materi wawancara masing-masing tergantung dari  bidang pekerjaan yang akan ditempati oleh  pegawai yang akan direkrutnya, namun demikian  ada metode standar yang menjadi acuan tim penyeleksi dalam melakukan penilaian terhadap peserta wawancara. Artikel ini memuat tips bermanfaat bagi peserta wawancara kerja, agar terhindar dari kesalahan-kesalahan yang dapat mengakibatkan gagal meraih pekerjaan yang dicita-citakan. Sebagaimana pepatah mengatakan bahwa persiapan adalah 50% dari penyelesaian sluruh pekerjaan, oleh karena itu mari kita simak tips dibawah ini sebagai bagian dari persiapan anda dalam menghadapi wawancara kerja.

  1. Memahami sepenuhnya isi daftar riwayat hidup.

Peserta wawancara harus menguasai semua pernyataan yang dituangkan dalam resume atau curriculum vitae yang dibikinnya (dalam bahasa  Indonesia resume atau CV diterjemahkan sebagai daftar riwayat hidup). Mengingat waktu yang tersedia dalam melangsungkan proses wawancara sangat terbatas,  maka tim pewawancara akan menjadikan CV sebagai perangkat acuan dalam melakukan seleksi, boleh dibilang wawancara awal selalu berlangsung sebagai proses pembuktian bahwa CV berisi pernyataan -pernyataan yang sebenar-benarnya, oleh karena itu jangan sekali-kali menulis sesuatu yang berisi kebohongan, karena tim akan dengan mudah untuk mengetahuinya, sehingga penilaian buruklah yang pasti akan diterima oleh peserta wawancara.

  1. Berpakaian rapi dan sopan.

‘Penampilan pertama akan selalu yang paling berkesan’ demikian salah satu pepatah lama mengatakan, dalam hal wawancara kerja, kehadiran peserta wawancara  dihadapan tim penyeleksi bukan hanya sekedar untuk memberi kesan yang baik, melainkan perlu disadari juga bahwa pertemuan kali ini merupakan bagian dari penilaian. Untuk memperoleh penilaian yang baik sudah barang tentu harus diusahakan penampilan yang baik pula, memakai pakaian yang rapih, sopan,  tidak mengeluarkan bau yang tidak sedap adalah beberapa diantara persyaratan yang harus dimiliki oleh peserta wawancara, jika posisi yang dilamar tidak berkaitan dengan entertainment yang memerlukan berpakaian nyeleneh maka sangat harus dihindari menggunakan pakaian atau asesoties yang berlebihan seperticincin atau gelang dengan model nyentrik atau topi bersablon kartun lucu dan yang sebangsanya, meskipun peserta menggunakannya sehari-hari maka ketika menjalani acara wawancara sebaiknya pernak-pernik tersebut tidak dipergunakan.

  1. Fokus, tidak memainkan handphone.

Memperoleh kesempatan wawancara sudah merupakan bukti keberhasilan seseorang dimana pelamar lain banyak yang tidak memeperoleh kesempatan yang sama, oleh karena itu peluang untuk bisa bertatap muka dengan pewawancara harus dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Tinggalkan dulu segala macam kegiatan yang mungkin mengganggu jalan nya wawancara, termasuk gangguan yang mungkin datang dari handphone, jadi sebaiknya handphone disimpan dulu dalam acara ini. Agar dalam menjalani wawancara bisa focus dan berkonsentrasi penuh.

  1. Menghindari jawaban terlalu pendek

Tahap awal tim akan meminta peserta untuk menceriterakan riwayat hidupnya, setelah itu  pertanyaan berkenaan dengan pendidikan dan kegiatan sehari hari diluar pekerjaan akan ditanyakan, seperti hoby status dalam keluarga dan lain-lain, pada bagian akhir baru pertanyaan teknikal atau yang berkaitan dengan tugas dalam pekerjaan akan di tanyakan. Dalam menjawab pertanyaan spesifik yang berkaitan dengan pekerjaan jangan ragu untuk menjelaskan sedetail mungkin tetapi supaya dijaga agar tidak terjebak sebagai sikap arogan.

  1. Tidak mengatakan yang jelek tentang perusahaan sebelumnya

Salah satu kesalahan yang banyak dilakukan oleh peserta wawancara adalah terpancing oleh pertanyaan tim penyeleksi sehingga tanpa sadar bicara negatip tentang perusahaan tempat bekerja sebelumnya. Yang sebaiknya di sampaikan kepada tim adalah kesan baik mengenai perusahaan sebelumnya seperti banyak mendapat pelajaran dan pengalaman bermanfaat dan sejenis itu.

  1. Bertanya hal yang penting saat diberi kesempatan

Pada akhir sesi wawancara biasanya tim akan memberi kesempatan kepada peserta untuk bertanya. Sebagai calon tenaga kerja yang tentu saja berharap bisa diterima diperusahaan tersebut sangat dianjurkan untuk mengajukan pertanyaan yang membuat pewawancara menjadi antusias atau mengajukan pertanyaan yang menunjukkan ketertarikan anda untuk berkontribusi di perusahaan tersebut.

Demikian enam point tips wawancara yang sebaiknya dipenuhi oleh peserta wawancara secara umum, adapun hal khusus yang harus di miliki oleh setiap peserta adalah menguasai bidang pekerjaan yang akan di tempatinya.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *