Level Gauge Perangkat Indikasi Level Pada Tangki Proses

Level glass adalah salah satu perangkat instrumentasi yang dipergunakan di dalam plant industri seperti oil dan gas plant, petrochemical, chemical, pengolahan minyak, dan industri penghasil produk sejenis. Fungsi utama perangkat ini sebagai indicator penunjuk isi tangki tanpa melibatkan sinyal elektronik jadi penggunaan level glass terutama ditujukan sebagai indicator lokal,  meskipun pada kenyataan ada yang dilengkapi dengan  perangkat elektronik berupa switch. Pada awal ditemukan perangkat ini memang materialnya terbuat dari bahan glass atau kaca sehingga indikasi isi tangki yang di monitor dapat dilihat dengan mengamati posisi permukaan media langsung ke bagian alat yang ada kacanya , namun pada perkembangannya diketahui kalau alat yang menggunakan kaca ini memiliki factor resiko kebocoran yang bisa membahayakan, terutama ketika dipasang pada kolom atau vessel yang berisi media mudah terbakar seperti hydrocarbon cair, demikian juga ketika dipasang pada  kolom atau vessel yang didalamnya berupa bahan kimia berbahaya seperti sulfuric acid , kebocoran seringkali menimbulkan bahaya yang tentu saja sangat merugikan. Oleh karena itu maka sekarang ini fungsi alat level glass digantikan oleh perangkat berbahan metal seluruhnya ( tidak ada kaca) yang dilengkapi dengan indikator berbahan metal juga, oleh karena itu maka sebutannya menjadi level gauge, perhatikan gambar di bawah ini yang memperlihatkan perbedaan antara level glass dengan level gauge.

Sebuah level gauge kehandalannya ditentukan oleh beberapa factor, jadi bukan hanya oleh material tabungnya yang tidak mengandung kaca, melainkan juga harus didesain sesuai dengan kebutuhan proses, parameter yang perlu diperhatikan berkaitan dengan kehandalan level gauge antara lain;  gaya berat pelampung, tekanan dan suhu media proses ,  magnetik indicator dan lain-lain. Level gauge dengan pelampung yang berupa magnet biasa disebut juga Magnetic Gauge.

Pelampungnya terbuat dari  stainless steel, titanium, atau plastik yang dilengkapi dengan magnet omni-directional permanen bergerak bebas di dalam tabung gauge dan menggerakkan wafer magnetik yang dirancang sebagai indikatornya.

Lihat gambar dibawah ini memperlihatkan konstruksi pelampung dan indicator pada level gauge

Ketika pelampung naik atau turun mengikuti pergerakan cairan di dalam kolom atau tangki, masing-masing wafer berputar 180 derajat sehingga terjadi perubahan warna. Ketika wafer dilalui oleh pelampung  yang bergerak ke atas warnanya akan menjadi merah sementara jika wafer dilalui oleh pelampung yang bergerak ke bawah warnanya akan berubah dari merah menjadi  putih , sehingga disimpulkan  bagian gauge yang berwarna merah  adalah setara dengan kondisi atau ketinggian cairan didalam tangki.

Level gauge terdiri dari tiga komponen utama yaitu:

  1. Tabung atau silinder level glass biasanya terbuat dari metal biasanya terbuat dari metal keras seperti stainless steel, Hastelloy atau Alloy 20, bagian ini adalah bagian yang akan terisi oleh cairan yang ada didalam tangki yang diukur.
  2. Pelampung, komponen ini didesain sesuai dengan parameter proses yang diukur, spesifik gravity dalam hal ini adalah unit yang paling krusial karena kesalahan dalam menentukan specific gravity pelampung dapat mengakibatkan pengukuran yang menyimpang. Selain itu juga harus diperhatikan limit suhu dan tekanan dimana level gauge akan dipergunakan.
  3. Indikator, komponen ini juga merupakan komponen yang special, bahannya harus sesuai untuk bisa respond terhadap pergerakan magnet pada pelampung, jika bahan wafer indicator bukan metal yang sesuai maka respond terhadap magnet bisa gagal sehingga indicator tidak bisa berfungsi.

Petunjuk Pengoperasian.

Setelah level gauge dipasang pada vessel atau tangki, periksa lagi kondisi baut dan gasketnya  sudah terikat dengan baik, kemudian yakinkan valve drain tertutup.

Kemudian buka valve bagian atas level gauge agar tekanan daripada gauge dengan tangki menjadi sama, setelah itu perlahan-lahan buka valve bagian bawah sehingga media dari dalam tangki mengalir ke badan level gauge dengan perlahan-lahan, jika pembukaan valve dilakukan  dengan cepat bisa mengakibatkan pelampung rusak karena hentakan keras yang mengenainya. Bilamana level gauge telah terhubung dengan tangki  sehingga tekanan pada gauge sama dengan tangki,  jangan sekali-kali membuka valve drain atau valve venting, ini tindakan yang membahayakan, prosedur yang  benar setiap akan membuka drain maka isolasi valve yang menghubungkan gauge dengan tangki harus ditutup terlebih dahulu.

Periksa kembali seluruh sambungan dari kebocoran sebelum level gauge diserahterimakan kepada operator proses.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *