Dampak COVID-19 terhadap Jasa Servis.

Sejak corona virus  disease (COVID-19) dinyatakan sebagai wabah pandemi, secara spontan penduduk dunia menyadari kalau virus corona adalah  wabah penyakit yang sangat berbahaya. Ribuan orang telah meninggal dunia akibat serangan virus corona termasuk  diantaranya warga negara kita. Pandemik sendiri artinya adalah penyakit yang penyebarannya meliputi banyak negara bahkan banyak benua, dalam hal ini COVID-19 sudah memenuhi criteria sebagai wabah pandemic.  Dampak dari pandemic corona terhadap perekonomian sangat hebat sekali, pasalnya karena vaksin penangkal virus corona belum ditemukan, adapun usaha yang dapat dilakukan oleh pemerintah di seluruh negara terjangkit adalah dengan memutus rantai penyebarannya, metode ini memaksa orang-orang untuk membatasi interaksi dengan sesama atau membatasi kontak antara orang dengan orang, maka tercipta lah anjuran untuk menjalankan physical distancing, lock down, karantina, isolasi, penghentian penerbangan pesawat penumpang, penutupan fasilitas umum termasuk tempat ibadah dan tempat wisata.. Adanya pembatasan mobilisasi orang secara otomatis  menyebabkan transaksi keuangan juga menurun.  Sektor perdagangan lesu, pabrik-pabrik mengurangi produksi bahkan ada yang menyetop produksinya, sector konstruksi  mandeg, proyek pembangunan ditunda atau dibatalkan, keadaan seperti demikian ini belum bisa diprediksi entah sampai kapan waktunya, yang jelas wabah corona berdampak pada kesulitan ekonomi.
Lantas yang menjadi pertanyaan, bagaimana efek corona  terhadap usaha jasa servis?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut mari kita bayangkan bagaimana sikap orang-orang ketika di rumahnya menghadapi masalah kerusakan perangkat penting seperti AC nya rusak, kompor nya rusak, atau kulkasnya rusak.  Apakah mereka akan membiarkannya? Dalam situasi seperti sekarang ini, ketika anggota keluarga  lebih banyak berkumpul di rumah keberadaan alat rumah tangga tertentu malah sangat dibutuhkan.

Contoh nya kompor sebagai perangkat dapur untuk membuat masakan, dalam kondisi sekarang keberadaannya lebih penting dibandingkan pada saat keadaan normal. Jika pada saat normal acara memasak tidak terlalu sering dilakukan  terutama oleh keluarga yang jumlah anggotanya sedikit, lain halnya dengan keadaan sekarang ini,  karena saat ini banyak anggota keluarga yang harus  menghabiskan waktunya di rumah,  karena sekolah dan perkuliahan diliburkan, kantor-kantor diliburkan atau diberlakukan kerja jarak jauh (work from home) sementara itu warung  yang biasa menyediakan masakan matang, seperti restoran, kantin, food court banyak yang tidak buka, maka  mau tidak mau keluarga harus memasak untuk keperluan makannya. Oleh karena itu sebagai perangkat vital di rumah tangga, apabila kompor rusak pemiliknya akan segera menghubungi jasa perbaikan kompor.

Demikian pula dengan perangkat rumah tangga  vital  yaitu kulkas dan freezer. Banyak anggota keluarga yang berdiam di rumah  berarti banyak bahan makanan yang harus disediakan, bahan makanan persediaan tersebut diantaranya ada yang sangat membutuhkan kulkas dan freezer, seperti daging segar, ikan segar, buah-buahan, sayur mayur, susu dan lain-lain. Bila kulkas untuk menyimpan bahan makanan tersebut tidak ada atau rusak tentunya akan membuat seisi rumah menjadi susah, oleh karena itu ketika kulkas mengalami kerusakan maka dengan serta merta pemiliknya akan mencari tukang servis kulkas untuk memperbaiki. Artinya jasa servis kulkas masih ada konsumennya. Temukan alamat jasa servis kulkas disini.

Satu lagi perangkat rumah tangga yang tidak akan dibiarkan rusak dalam situasi sekarang ini adalah AC (Air Conditioning). Dengan lebih banyak anggota keluarga yang sehari-hari berada di rumah, kerja AC menjadi lebih keras dari biasanya sehingga rentan dari kerusakan,  oleh karena itu  pengguna  AC menjadi sadar untuk melakukan pemeliharaan AC di rumahnya  sebelum mengalami  kerusakan. Karena mereka menyadari betapa tidak nyamannya  jika udara di rumah tidak dapat di control akibat AC yang tidak berfungsi dengan baik. Kesadaran akan pentingnya AC sebagai perangkat yang mengontrol suhu ruangan,  tidak lepas dari situasi genting akibat COVID-19. Semua orang tahu bahwa salah satu cara mengurangi kemungkinan terjangkit virus corona adalah menjaga kebersihan diri, melalui berbagai media kampanye membiasakan cuci  tangan dengan sanitiser, menutup wajah dengan masker dan menyemprotkan disinfektan ke perangkat tertentu banyak  di publikasikan.  Mengacu pada anjuran menjaga kebersihan diri maka menjaga kebersihan ruangan juga  tidak boleh diabaikan.

Karena  AC merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kebersihan ruangan atau jelasnya kebersihan  udara di ruangan. Maka fungsi AC akan selalu diperhatikan pemiliknya,  ketika memang membutuhkan perbaikan,  pemilik pasti akan segera menghubungi tukang AC.

Artinya meskipun dalam keadaan ekonomi susah seperti sekarang ini penyedia jasa servis AC masih ada konsumen nya, bahkan mereka para teknisi AC yang masih bersedia datang ke rumah konsumennya dalam situasi saat ini, patut mendapatkan pujian, sementara kebanyakan orang  takut  bertandang ke rumah orang lain dengan alasan  khawatir tertulari virus corona, seorang teknisi AC harus mau memenuhi panggilan konsumen ke rumahnya, tentu saja asal niatnya bukan hanya mau karena uang tetapi dibarengi dengan niat ingin menolong.

Kesimpulan daripada artikel ini bahwa: Dalam kondisi ekonomi sulit akibat wabah corona saat ini, penyedia jasa servis perangkat rumah tangga vital seperti AC, kulkas dan kompor masih ada konsumennya.

Secara umum dampak menurunnya order perbaikan   dirasakan oleh penyedia jasa servis yang konsumennya merupakan corporate seperti perusahaan, perhotelan, sekolah dan kampus.

Demikian artikel berkenaan dengan pengaruh COVID-19 ini ditutup dengan iringan doa semoga wabah pandemi virus corona dapat segera diatasi.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *